Halo... Untuk teman-teman yang lagi nyari aplikasi2 ringan untuk android, siapa tau minat boleh hubungi ke 0812 9054 3069.
Ini saya juga ada aplikasi Polling beserta source code nya untuk siapa saja yang membutuhkan, buat berminat langsung kabari yah,.. 😄🙏
Aplikasi ini bisa di custom juga, tergantung permintaan biar nanti kita sama-sama bahas..
Berikut screenshot aplikasi Polling nya :
Terima kasih 😊🙏
Komik Jaman SD Si Petruk dan Si Gareng
Posted by Freddy Agustinus
on November 20, 2014
with
1 komentar
Wew.. buat postingan kali ini, ane mau coba bawa kita kembali ke jaman tahun presiden megawati hehehe, kenapa?? karna ane pertama kali baca suatu bacaan ini pas jaman doi menjabat sebagai Presiden kita, sekitar tahun 2000 mungkin :D... apa maksudnya kembali kejaman segitu?? yaitu dengan sedikit bacaan pas jaman ane SD ya apalagi kalo bukan komik Petruk Gareng idola ane yang legendaris karya om Tatang S. dengan tokoh tokoh legenda desa Tumaritis, yaitu Petruk si hidung sosis, Gareng si hidung Tomat, Bagong si hidung pesek dan bapak mereka Pak Semar yang sakti....
Dari mulai harga buka, waktu itu sekitar ane beli 1000-2000 di tukang maenan, lalu dengan kertas kaya kertas koran yang warnanya hitam putih, sama kaya blog ane :mewek, serta alur cerita yang bikin ane bingung wkwkwkwk.. dengan jumlah halaman sekitar 15-16 halaman cukup buat ane terhibur gan di sekolah,, mungkin karena udah pusing baca bacaan buku paket e*langga dan LKS jaman SD, jadi buat melepas penat ane sempetin buat beli ni komik,, duit ane langsung abis gan wkwkwkwkwk.... tapi ga apa apalah, namanya juga keinginan bocah siapa yang bisa melawan..
langsung aja gan buat yang mau nostalgia sekiranya ane bisa sedikit memberikan komik onlinenya pada postingan di sini, yang berjudul "Hantu Api."
berikut synopsisnya : akhhhh, kelamaan langsung baca aja gan :D, selamat membaca dan menikmati semoga terhibur....
Disini penulis hanya berbagi cerita, apabila ada pihak yang merasa tak dienakan sekiranya bisa memebrikan komentar...
Thx To : Tatang S. semoga karya beliau tetap hidup untuk nusa dan bangsa....
Review Gitar Gibson SG
Posted by Freddy Agustinus
on Juni 20, 2014
with
Tidak ada komentar
Gitar buatan pabrikan Gibson ini adalah saudara dekatnya gitar Gibson Les Paul. Mempunyai suara yang hampir sama dengan Les Paul hanya saja sustain yang dimiliki tidak sebagus Les Paul. Tapi lagi-lagi gitar-gitar buatan pabrikan Gibson masih memiliki keunggulan di bidang sustain dibandingkan dengan gitar pabrikan lain. Memiliki sustain yang lumayan lama dan suara yang melengking meliuk-liuk yang bisa membuat tubuh kita ikut meliuk juga begitu mendengarnya ^_^ hehe.
Menurut penilaian saya (yang tentunya relatif), desain gitar ini sekilas lebih menarik dan tampak lebih sangar bila dibandingkan dengan Les Paul atau gitar lainnya. Terlihat lebih gagah apalagi jika kita manggung di malam hari dengan membawakan lagu rock yang keras. Terkadang gitar ini juga memberikan kesan gothic, angker, dan mistik dalam penampilan kita dilihat dari warna aslinya yang berwarna merah gelap, hehe ini pendapat pribadi saya ^_^, bahkan ada teman saya yang bilang gitar ini mengambil tema seperti kelelawar... (entah dia melihatnya dari segi mana tapi setiap orang tetap bebas berkomentar bukan?). Memiliki cutaway ganda, dua humbucker, bagian atas yang rata dan solid body. Solid body sepertinya memegang peranan penting untuk sustain, yang tentu saja membuat gitar ini relatif lebih berat daripada gitar lain, hanya saja tidak seberat Les Paul karena sedikit lebih tipis dibandingkan Les Paul. Dengan tiga saklar selektor, dua pengatur volume, dan dua pengatur tone.
Beberapa tokoh terkenal yang memainkan gitar ini seperti Frank Zappa, Tony Iommy dari Black Sabbath, Angus Young dari AC/DC, dan kawan-kawan. Saya pernah mencoba memainkan gitar ini, feel yang saya dapat hampir seperti saat saya memainkan Les Paul, hanya saja sustainnya tidak selama Les Paul walaupun gitar ini lebih ringan.
Gitar ini akan tampil luar biasa saat anda menambahkan sound distorsi yang ringan namun dengan penambahan permainan meliuk yang melengking-lengking oleh anda. Gitar ini cocok untuk lagu-lagu hard rock dan mungkin juga rock yang mengarah ke metal dan sedikit underground (karena dari segi desain pun mendukung hal ini), dengan fingerboard yang kecil memudahkan kita memainkan melodi dengan cepat disertai jangkauan yang jauh. Walaupun beberapa orang yang memiliki jari-jari besar mungkin merasa sedikit kesulitan memainkan gitar ini tapi ada juga yang memanfaatkannya untuk beratraksi main dengan jempol (seperti saya ^_^ hehe).
Bayangkanlah diri anda menggunakan pakaian serba hitam, membawa simbol-simbol mistis, berdandan gothic kalau perlu seperti kuburan band dengan setting panggung yang angker dan semburan api di sekelilingnya... dan anda membawakan lagu-lagu hard rock atau underground... sebagian orang mungkin akan langsung menganggap anda sebagai “man of the stage”, bahkan sebelum anda memainkan satu nada pun ^_^ hehe. Mungkin inilah impian yang ingin dirasakan setiap orang saat memainkan gitar ini (termasuk saya saat pertama kali memainkannya dan sampai sekarang masih menjadi impian...T_T).
Kata sifat yang mungkin dapat menggambarkan sound gitar ini adalah: ringing, stinging, dan gunslinging. Ya kurang lebih menurut saya seperti ini dan menjadikan gitar ini sebagai gitar favorit kedua saya sebagai melodian.
Keunggulan:
1. Memiliki sustain yang diatas rata-rata.
2. Fingerboard dan jarak antar fret yang kecil mempermudah kita mengekplorasi permainan melodi.
3. Menambah kesan angker, gothic, dan mistik pada penampilan kita.
Kelemahan:
1. Memiliki berat diatas rata-rata.
Semoga dapat menambah pengetahuan kita semua.
http://www.musiktopia.blogspot.com
Struktur Organisasi PT. TELEKOMUNIKASI INDONESIA, Tbk.
Posted by Freddy Agustinus
on Desember 07, 2012
with
Tidak ada komentar
Dalam pengelolaan
organisasinya, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. memiliki sebuah Dewan
Komisaris yang terdiri dari 1 (satu) ketua dan 4 (empat) anggota serta sebuah
Dewan Direksi yang beranggotakan 1 (satu) orang Presiden Direktur atau CEO dan
4 (empat) orang anggota Dewan Direksi lainnya yang memiliki fungsi dan tanggung
jawab yang berbeda seperti Direktur Sumber Daya dan Bisnis Pendukung/CIO,
Direktur Bisnis Jaringan Telekomunikasi, Direktur Bisnis dan Jasa
Telekomunikasi, dan Direktur Keuangan/CFO.
Sebagai sebuah holding company, PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk. memiliki
beberapa buah anak perusahaan terafiliasi seperti PT Telekomunikasi Selular
Indonesia yang bergerak sebagai penyelenggara jasa telekomunikasi bergerak
selular, PT Indonusa Telemedia yang menangani bisnis multimedia penyiaran dan
Internet dengan nama produk TELKOMVision dan PT Infomedia Nusantara yang
mengelola bisnis penerbitan Buku Petunjuk Telepon (Yellow Pages) dan Call
Center.
Selain anak perusahaan tadi, dalam menjalankan operasi perusahaan PT
Telekomunikasi Indonesia, Tbk. telah mengelompokan unit-unit yang ada dalam
organisasi ke dalam bentuk Divisi, Center dan Yayasan.
Unit Bisnis
TELKOM
Unit-unit
Bisnis TELKOM terdiri dari Divisi, Centre, Yayasan dan Anak
perusahaan, sebagai berikut :
Carrier &
Interconnection Service Center
Enterprise
Service Center
Customer
Service Wilayah
Jawa Barat
Customer
Service Wilayah
Kalimantan
Carrier
Development Support Center
Management
Consulting Center
I/S Center
SME Development
Center
Yayasan-Yayasan :
Yayasan
Pendidikan
Yayasan
Kesehatan
Anak Perusahaan :
Kepemilikan
> 50%
PT
Telekomunikasi Selular (Telkomsel) : Telekomunikasi (Selular
GSM) (baru)
PT Dayamitra
Telekomunikasi (Dayamitra) : Telekomunikasi (KSO-VI Kalimantan)
PT Infomedia
Nusantara (Infomedia) : Layanan Informasi (baru)
PT
Telekomunikasi Selular Raya (Telesera) : Telekomunikasi (Selular AMPS)
PT Pro Infokom
Indonesia (PII) : B2B (e-Government)
PT
Indonusa Telemedia (Indonusa) : TV Cable (baru)
PT Graha Sarana
Duta (GSD) : Properti, Konstruksi dan Jasa
Kepemilikan 20% - 50%
PT Pasifik
Satelit Nusantara (PSN) : Transponder Satelit dan Komunikasi
PT Multimedia
Nusantara (Metra) : Multimedia
PT Citra Sari
Makmur (CSM) : VSAT
PT Menara
Jakarta : Multimedia
PT Metro
Selular Indonesia ( Metrosel) : Telekomunikasi (Selular AMPS)
PT Mobile
Selular Indonesia (Mobisel) : Telekomunikasi (Selular NMT-450)
PT Napsindo
Primatel Internasional (Napsindo) : Network Access Point
PT Patra
Telekomunikasi Indonesia (Patrakom) : Layanan Satelit Komunikasi Industri
Perminyakan
PT Pramindo
Ikat Nusantara : Telekomunikasi (KSO-1 Sumatera)
Kepemilikan
< 20%
PT Batam Bintan
Telekomunikasi (Babintel) : Telekomunikasi (Pulau di Batam & Bintan)
PT Komunikasi
Selular Indonesia (Komselindo) : Telekomunikasi (Selular AMPS)
PT Medianusa
PTE, Ltd : Agen Penjualan Buku Petunjuk Telepon (BPT)
PT Pembangunan
Telekomunikasi Indonesia (Bangtelindo) : Konstruksi & Konsultasi Fas.Tel.
|
Pengalaman berorganisasi
Posted by Freddy Agustinus
on Oktober 08, 2012
with
Tidak ada komentar
Nama : Freddy
Agustinus
NPM : 12111953
Kelas : 2ka18
Ingat pada
saat saya mulai memasuki kehidupan smk ketika bulan berapa yah?? Lupa yang
jelas tahun ajaran 2008-2009 pertama kali di kelas seperti cowok biasa
selengean, bandel, susah di atur, ngegampangin semuanya.. baru beberapa minggu
kehidupan smk saya berjalan ketika itu ada kaka kelas yang menawarkan acara latihan dasar kepemimpinan siswa(LDKS) untuk calon pengurus baru organisasi siswa intra sekolah (OSIS) di
situ saya mulai berpikir “ ah ngapain sih ikutan”, tapi karena muncul perasaan
iseng dan penasaran saya tetap ambil formulirnya soalnya acara LDKS di lakukan
di sekolah dan menginap selama 3 hari, proses acara pun bias di bilang seru
seru ngga seru karna di situ juga di tuntut untuk membuktikan jiwa kepimpinan
kami.
Dan selang 3
hari lewat kemudian berminggu – minggu di lalui akhirnya kakak kelas 3 anggota
OSIS pun mengumpulkan para siswa yang kemarin mengikuti kegiatan LDKS dan
mereka pun memberitakan jabatan kepada saya dan yang lain dan saya pun
mendapatkan jabatan di bagian dekorasi, dan tibalah pada saat para anak OSIS
termasuk saya mengurus acara perpisahan kelas 3, yang akan di adakan di
sekolah, mulai dari panggung, biaya, konsep acara, guest star, DLL.
Ketika acara
H-1 saya dan para anak osis periode yang baru pun memilih untuk menginap sebelum
acara berlangsung mulai dari mendekor panggung, merapihkan bangku meja segala
macam, dan mengurusi acara gladi resik, tibalah di situ kekompakan kami muncul,
meski tidak sekompak para grup vocal tapi saya dan yang lain mulai menyatu
untuk bias mengurangi kekurangan satu sama yang lain.
Dan tiba pada
saat hari-H seperti biasa kami memulai briefing mungulas apa yang sebelumnya
dibicarakan ketika acara berlangsung dan acara pun berjalan lancar setiap
masalah yang muncul tiba – tiba bisa di hendel dengan baik, pembagian waktu
acara pun tidak acak – acakan seperti
yang saya tahu dalam sebuah acara pasti akan sulit mengatur waktu, di acara ini
kami berhasil meminimize keterlambatan waktu, mulai dari acara formal yaitu
penyambutan dari dalam sekolaha maupun luar sekolah, acara penyaliman pada
guru, dan acara informal yaitu dance, band, teater, DLL.
Semua pun
berjalan lancar sampai acara selesai dan saya pun mengikuti evaluasi, agar pada
saat acara berikutnya saya mengerti bagaimana memaksimalkan kinerja saya ketika
acar berlangsung.
Itulah
pengalaman berorganisasi saya di suatu acara, terima kasih.
MUSIK
Posted by Freddy Agustinus
on Maret 14, 2012
with
Tidak ada komentar
MUSIK
Musik adalah bunyi yang diterima oleh individu dan berbeda-beda berdasarkan sejarah, lokasi, budaya dan selera seseorang. Definisi sejati tentang musik juga bermacam-macam:
- Bunyi/kesan terhadap sesuatu yang ditangkap oleh indera pendengar
- Suatu karya seni dengan segenap unsur pokok dan pendukungnya.
- Segala bunyi yang dihasilkan secara sengaja oleh seseorang atau kumpulan dan disajikan sebagai musik
Beberapa orang menganggap musik tidak berwujud sama sekali.
Musik menurut Aristoteles mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.
Musik menurut Aristoteles mempunyai kemampuan mendamaikan hati yang gundah, mempunyai terapi rekreatif dan menumbuhkan jiwa patriotisme.
A.Perkembangan Musik Dunia
Musik sudah ada sejak Zaman purbakala dan dipergunakan sebagai alat untuk mengiringi upacara-upacara kepercayaan. Perubahan sejarah musik terbesar terjadi pada abad pertengahan,disebabkan terjadinya perubahan keadaan dunia yang makin meningkat. Musik tidak hanya dipergunakan untuk keperluan keagamaan, tetapi dipergunakan juga untuk urusan duniawi.
B. alat musik
B. alat musik
Alat musik merupakan suatu instrumen yang dibuat atau dimodifikasi untuk tujuan menghasilkan musik. Pada prinsipnya, segala sesuatu yang memproduksi suara, dan dengan cara tertentu bisa diatur oleh musisi, dapat disebut sebagai alat musik
Alat musik berdasarkan sumber bunyinya
- Idiofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari bahan dasarnya. Contoh: kolintang, drum, bongo, kabasa, angklung
- Aerofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari hembusan udara pada rongga. Contoh: suling, trompet, harmonika, trombon
- Kordofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya berasal dari dawai. Contoh: bass, gitar, biola, gitar, sitar, piano, kecapi
- Membranofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya dari selaput atau membran. contoh : tifa, drum, kendang, tam-tam, rebana
- Elektrofon, adalah alat musik yang sumber bunyinya dibangkitkan oleh tenaga listrik (elektronik). Contoh : kibor, gitar listrik, bass listrik, piano listrik
C. Musikus
Musikus atau musisi adalah orang yang memainkan alat musik seperti gitar atau piano atau orang yang menyanyi.
Seorang musikus juga seseorang yang menulis musik, baik untuk dirinya sendiri maupun diserahkan ke orang lain. Orang yang menulis musik disebut komponis. Biasanya bagian itu dihapus bila mereka juga memainkan atau menyanyikan musik yang ditulisnya, namun mereka tetaplah komponis karena mereka menulis musik.
Beberapa orang musikus disebutkan di bawah ini:
- Ludwig van Beethoven (komponis)
- Wolfgang Amadeus Mozart (komponis)
- Bob Marley (bermain gitar listrik, juga menyanyi)
- Paul McCartney (menyanyi, memainkan piano)
- Michael Jackson (penyanyi)
- Jimi Hendrix (bermain gitar listrik, juga menyanyi)
- Ali Khan (menyanyi, bermain sitar)
- Yusuf Islam, atau Cat Stevens (penyanyi)
- Wei Wei (penyanyi)
- Melly Goeslaw (penyanyi dan penulis lagu)
- Ebiet G. Ade (penyanyi, penulis lagu)
- Maylaffayza Wiguna (violis, penyanyi, penulis lagu)
- Moldyansyah Kusnadi (gitaris, penulis lagu)
Musikus juga membuat kelompok bersama untuk memainkan lagu. Jika kelompok itu terdiri dari banyak orang yang memainkan alat musik bersama, seperti musik Beethoven, dinamakan orkestra. Jika tersiri dari banyak orang yang bernyanyi, seperti di upacara bendera, namanya paduan suara. Jika hanya beberapa orang yang bersama-sama biasanya disebut band. Terkadang band memiliki nama seperti penyanyi.
Beberapa contoh band adalah:
- Orkestra Simfoni London
- Orkestra Filharmonia Beograd, Serbia
- Orkestra Simfoni Niš, Serbia
- Orkestra Filharmonia Vojvodjanska, Novi Sad, Serbia
- Orkestra Dawai Amoroso, Leskovac, Serbia
Sejarah dan perkembangan Musik Indonesia
Musik Indonesia atau yang disebut musik Nusantara merupakan semua musik yang berkembang di Nusantara ini, yang mencerminkan atau menonjolkan ciri keindonesiaan, baik dalam segi bahasa maupun gaya melodinya. Musik Nusantara sendiri terdiri dari musik tradisi daerah, musik keroncong, musik dangdut, musik langgam, musik gambus, musik perjuangan, dan musik pop. Terdapat tahapan- tahapan dalam perkembangan musik Indonesia (nusantara), yaitu :
1. Masa sebelum masuknya pengaruh Hindu- Buddha
Pada masa ini, musik digunakan sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat. Dalam beberapa kelompok, bunyi-bunyian yang dihasilkan dari anggota badan atau alat tertentu diyakini memiliki kekuatan magis. Instrumen atau alat musik yang digunakan umumnya berasal dari alam sekitarnya.
2. Masa setelah masuknya pengaruh Hindu- Buddha
Pada masa ini, berkembang musik- musik istana khususnya di daerah Jawa.Pada saat itu, musik tidak hanya digunakan sebagai bagian dari sebuah ritual saja, namun juga dalam kegiatan-kegiatan keistanaan sebagai sarana hiburan para tamu raja. Musik istana yang berkembang adalah musik gamelan. Musik gamelan terdiri dari 5 kelompok, yaitu kelompok balungan, kelompok blimbingan, kelompok pencon, kelompok kendang,dan kelompok pelengkap.
3. Masa setelah masuknya pengaruh Islam
Musik pada masa ini diperkenalkan olah para pedagang Arab. Alat musik yang mereka pergunakan berupa gambus dan rebana. Dari proses itulah kemudian muncul orkes- orkes gambus di Indonesia hingga sekarang.
4. Masa Kolonialisme
Masuknya bangsa Barat ke Indonesia juga membawa pengaruh besar dalam perkembangan musik Indonesia. Para pendatang ini juga memperkenalkan berbagai alat musik dari negeri mereka. Seperti biola, cello (selo), gitar, seruling (flute), dan ukulele. Mereka pun membawa sistem solmisasi dalam berbagai karya lagu.Pada masa inilah Indonesia mengalami perkembangan musik modern. Pada masa ini para musisi Indonesia menciptakan sajian music berupa perpaduan musik barat dengan musik Indonesia. Sajian musik itu kemudian dikenal sebagai musik keroncong.
5. Masa Kini
Seiring dengan masuknya media elektronik ke Indonesia,masuk pula berbagai jenis musik barat, seperti pop, jazz, blues, rock, R&B dan musik- musik negeri India yang banyak diperkenalakan melalui film-filmnya. Dari perkembangan ini, terjadilah perpaduan musik asing dengan musik Indonesia. Musik India juga berpadu dengan musik melayu yang kemudian menghasilkan jenis musik dangdut. Maka, muncullah berbagai musisi Indonesia yang beraliran pop, jazz, blues, rock, dan R&B. Berkembang pula jenis musik yang memadukan unsur kedaerahan Indonesia dengan unsur musik barat, terutama alat- alat musiknya. Jenis musik ini sering disebut musik etnis.
Genre musik adalah pengelompokan musik sesuai dengan kemiripannya satu sama lain. Musik juga dapat dikelompokan sesuai dengan kriteria lain, misalnya geografi. Sebuah genre dapat didefinisikan oleh teknik musik, gaya, konteks, dan tema musik.
1. Masa sebelum masuknya pengaruh Hindu- Buddha
Pada masa ini, musik digunakan sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat. Dalam beberapa kelompok, bunyi-bunyian yang dihasilkan dari anggota badan atau alat tertentu diyakini memiliki kekuatan magis. Instrumen atau alat musik yang digunakan umumnya berasal dari alam sekitarnya.
2. Masa setelah masuknya pengaruh Hindu- Buddha
Pada masa ini, berkembang musik- musik istana khususnya di daerah Jawa.Pada saat itu, musik tidak hanya digunakan sebagai bagian dari sebuah ritual saja, namun juga dalam kegiatan-kegiatan keistanaan sebagai sarana hiburan para tamu raja. Musik istana yang berkembang adalah musik gamelan. Musik gamelan terdiri dari 5 kelompok, yaitu kelompok balungan, kelompok blimbingan, kelompok pencon, kelompok kendang,dan kelompok pelengkap.
3. Masa setelah masuknya pengaruh Islam
Musik pada masa ini diperkenalkan olah para pedagang Arab. Alat musik yang mereka pergunakan berupa gambus dan rebana. Dari proses itulah kemudian muncul orkes- orkes gambus di Indonesia hingga sekarang.
4. Masa Kolonialisme
Masuknya bangsa Barat ke Indonesia juga membawa pengaruh besar dalam perkembangan musik Indonesia. Para pendatang ini juga memperkenalkan berbagai alat musik dari negeri mereka. Seperti biola, cello (selo), gitar, seruling (flute), dan ukulele. Mereka pun membawa sistem solmisasi dalam berbagai karya lagu.Pada masa inilah Indonesia mengalami perkembangan musik modern. Pada masa ini para musisi Indonesia menciptakan sajian music berupa perpaduan musik barat dengan musik Indonesia. Sajian musik itu kemudian dikenal sebagai musik keroncong.
5. Masa Kini
Seiring dengan masuknya media elektronik ke Indonesia,masuk pula berbagai jenis musik barat, seperti pop, jazz, blues, rock, R&B dan musik- musik negeri India yang banyak diperkenalakan melalui film-filmnya. Dari perkembangan ini, terjadilah perpaduan musik asing dengan musik Indonesia. Musik India juga berpadu dengan musik melayu yang kemudian menghasilkan jenis musik dangdut. Maka, muncullah berbagai musisi Indonesia yang beraliran pop, jazz, blues, rock, dan R&B. Berkembang pula jenis musik yang memadukan unsur kedaerahan Indonesia dengan unsur musik barat, terutama alat- alat musiknya. Jenis musik ini sering disebut musik etnis.
Genre musik adalah pengelompokan musik sesuai dengan kemiripannya satu sama lain. Musik juga dapat dikelompokan sesuai dengan kriteria lain, misalnya geografi. Sebuah genre dapat didefinisikan oleh teknik musik, gaya, konteks, dan tema musik.
Berikut genre music yang ada di Indonesia dan dunia : |
Musik Seni (Art Music)
Musik Seni merupakan pengelompokan musik ke arah Musik klasik dan musik-musik sejenis yang dinilai secara tingkat nilai sejarahnya selain dari nilai seninya. Musik jenis ini lebih digunakan untuk merujuk jenis-jenis musik yang sangat patuh kepada teori-teori musik dan biasanya sukar untuk dipahami orang awam (kecuali yang sudah mulai tau akan gaya Musik Populer).
- Musik KlasikMusik klasik biasanya merujuk pada musik klasik Eropa, tapi kadang juga pada musik klasik Persia, India, dan lain-lain. Musik klasik Eropa sendiri terdiri dari beberapa periode, misalnya barok, klasik, dan romantik. Musik klasik merupakan istilah luas, biasanya mengacu pada musik yang berakar dari tradisi kesenian Barat, musik kristiani, dan musik orkestra, mencakup periode dari sekitar abad ke-9 hingga abad ke-21. Musik klasik Eropa dibedakan berdasarkan dari bentuk musiknya, non-Eropa dan musik populer terutama oleh sistem notasi musiknya, yang sudah digunakan sejak abad ke-16.[2] Notasi musik barat digunakan oleh komponis untuk memberi petunjuk kepada pembawa musik mengenai tinggi nada, kecepatan, metrum, ritme individual, dan pembawaan tepat suatu karya musik. Hal ini membatasi adanya praktik-praktik seperti improvisasi dan ornamentasi ad libitum yang sering didengar pada musik non-Eropa (bandingkan dengan musik klasik India dan musik tradisional Jepang) maupun musik populer. Dahulu musik klasik di Eropa terutama digunakan untuk keperluan lagu di Gereja ataupun lagu untuk pengiringan Raja. Sejalan dengan perkembangan, mulai juga bermunculan musik klasik yang digunakan untuk keperluan lain, seperti misalnya musik klasik yang menggambarkan visual secara audio, contohnya lagu Cat and Mouse yang menggambarkan kucing mengejar tikus.
- Musik Populer
Musik Populer merupakan jenis-jenis musik yang saat ini digemari oleh masyarakat awam. Musik jenis ini merupakan musik yang sesuai dengan keadaan zaman saat ini, sehingga sesuai di telinga kebanyakan orang. Beberapa genre musik yang termasuk Musik Populer adalah Pop, Funk, Jazz, Blues, Rock, Gospel, Underground, dan lain-lain. Genre musik ini dapat ditemui di hampir seluruh belahan dunia oleh karena sifat musiknya yang hampir bisa diterima semua orang.
- Jazz
Jazz adalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama musik band. Beberapa subgenre jazz adalah Dixieland, swing, bebop, hard bop, cool jazz, free jazz, jazz fusion, smooth jazz, dan CafJazz.
- Gospel
Gospel adalah genre yang didominasi oleh vokal dan biasanya memiliki tema Kristen. Beberapa subgenrenya adalah contemporary gospel dan urban contemporary gospel. Sebenarnya lagu jenis Gospel ini memiliki nuansa mirip dengan Rock n Roll (oleh karena Rock n Roll sendiri sebenarnya merupakan fusion atau gabungan dari Rock, Jazz, dan Gospel), dahulu awalnya diperkenalkan oleh orang-orang Kristen kulit hitam di Amerika. Beberapa contoh saat ini yang masih benar-benar menggunakan aliran musik gospel adalah Israel Houghton. Namun saat ini pengertian musik gospel telah meluas menjadi genre musik rohani secara keseluruhan. Di Indonesia, musik gospel beraliran pop dan rock banyak dipopulerkan oleh musisi seperti Franky Sihombing, Giving My Best, Nikita, True Worshippers dan banyak lagi.
- Blues
Blues berasal dari masyarakat Afro-Amerika yang berkembang dari musik Afrika barat. Jenis ini kemudian memengaruhi banyak genre musik pop saat ini, termasuk ragtime, jazz, big band, rhythm and blues, rock and roll, country, dan musik pop.
- Rhythm and blues
Rhythm and blues adalah nama musik tradisional masyarakat Afro-Amerika, yaitu musik pop kulit hitam dari tahun 1940-an sampai 1960-an yang bukan jazz atau blues.
- Punk
Punk juga dipelopori oleh musisi-musisi Afro-Amerika, misalnya James Brown, Parliament-Funkadelic, dan Sly and the Family Stone. Musik jenis Punk ini biasanya memiliki nada beat groovy, suatu rhythm yang membuat pendengarnya berdecak mengikuti irama. Oleh karena itu, dalam banyak hal, Punk sering disamakan dengan groovy.
- Rock
Rock, dalam pengertian yang paling luas, meliputi hampir semua musik pop sejak awal 1950-an. Bentuk yang paling awal, rock and roll, adalah perpaduan dari berbagai genre di akhir 1940-an, dengan musisi-musisi seperti Chuck Berry, Bill Haley, Buddy Holly, dan Elvis Presley. Hal ini kemudian didengar oleh orang di seluruh dunia, dan pada pertengahan 1960-an beberapa grup musik Inggris, misalnya The Beatles, mulai meniru dan menjadi populer. Musik rock kemudian berkembang menjadi psychedelic rock, kemudian menjadi progressive rock. Beberapa band Inggris seperti The Yardbirds dan The Who kemudian berkembang menjadi hard rock, dan kemudian menjadi heavy metal. Akhir 1970-an musik punk rock mulai berkembang, dengan kelompok-kelompok seperti The Clash, The Ramones, dan Sex Pistols. Pada tahun 1980-an, rock berkembang terus, terutama metal berkembang menjadi hardcore, thrash metal, glam metal, death metal, black metal dan grindcore. Ada pula british rock serta underground.
- Electronic
Electronic dimulai lama sebelum ditemukannya synthesizer, dengan tape loops dan alat musik elektronik analog di tahun 1950-an dan 1960-an. Para pelopornya adalah John Cage, Pierre Schaeffer, dan Karlheinz Stockhausen.
- Ska, Reggae, Dub
Dari perpaduan musik R&B dan musik tradisional mento dari Jamaika muncul ska, dan kemudian berkembang menjadi reggae dan dub.
- Hip hop / Rap / Rapcore
Musik hip hop dapat dianggap sebagai subgenre R&B. Dimulai di awal 1970-an dan 1980-an, musik ini mulanya berkembang di pantai timur AS, disebut East Coast hip hop. Pada sekitar tahun 1992, musik hip hop dari pantai barat juga mulai terkenal dengan nama West Coast hip hop. Jenis musik ini juga dicampur dengan heavy metal menghasilkan rapcore.
- Pop
Musik pop adalah genre penting namun batas-batasnya sering kabur, karena banyak musisi pop dimasukkan juga ke kategori rock, hip hop, country, dsb.
- Musik Tradisional (Traditional Music)
Musik tradisional adalah musik yang hidup di masyarakat secara turun temurun, dipertahankan bukan sebagai sarana hiburan saja, melainkan ada juga dipakai untuk pengobatan dan ada yang menjadi suatu sarana komunikasi antara manusia dengan penciptanya, hal ini adalah menurut kepercayaan masing-masing orang saja. Musik tradisional merupakan perbendaharaan seni lokal di masyarakat. Musik tradisional yang ada di Indonesia, diantaranya adalah gamelan ,angklung dan sasando. selain dari musik tradisional yang berasal dari kebudayaan lokal, juga terdapat musik tradisional yang berasal dari pengaruh kebudayaan luar diantaranya gambang kromong, marawis dan keroncong.
- Latin
Genre musik tradisional latin ini biasanya merujuk pada musik Amerika latin termasuk musik dari Meksiko, Amerika Tengah, Amerika Selatan, dan Karibia. Musik latin ini memiliki subgenre Samba.
- Country
Musik tradisional country dipengaruhi oleh blues, dan berkembang dari budaya Amerika kulit putih, terutama di kota Nashville. Beberapa artis country awal adalah Merle Haggard dan Buck Owens.
Id.wikipedia.org









