Profesi Dalam TSI dan Kode Etik Formal

Kamis, 11 Juni 2015

Profesi Dalam TSI dan Kode Etik Formal


Analist System
Analis sistem adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan. Analis sistem memegang peranan yang sangat penting dalam proses pengembangan sistem. Seorang analis sistem harus memiliki setidaknya empat keahlian: analisis, teknis, manajerial, dan interpersonal (berkomunikasi dengan orang lain). Kemampuan analisis memungkinkan seorang analis sistem untuk memahami perilaku organisasi beserta fungsi-fungsinya, pemahaman tersebut akan membantu dalam mengidentifikasi kemungkinan terbaik serta menganalisis penyelesaian permasalahan. Keahlian teknis akan membantu seorang analis sistem untuk memahami potensi dan keterbatasan dari teknologi informasi. Seorang analis sistem harus mampu untuk bekerja dengan berbagai jenis bahasa pemrograman, sistem operasi, serta perangkat keras yang digunakan. Keahlian manajerial akan membantu seorang analis sistem mengelola proyek, sumber daya, risiko, dan perubahan. Keahlian interpersonal akan membantu analis sistem dalam berinteraksi dengan pengguna akhir sebagaimana halnya dengan analis, programer, dan profesi sistem lainnya.

System Analysis adalah suatu teknik atau metode pemecahan masalah dengan cara menguraikan system ke dalam komponen-kemponen pembentuknya untuk mengetahui bagaiman komponen-komponen tersebut bekerja dan saling berinteraksi satu sama lain untuk mencapai tujuan system. Sistem analis juga adalah orang yang menganalisis sistem dengan mempelajari masalah-masalah yang timbul dan menentukan kebutuhan-kebutuhan pemakai serta mengidentifikasikan pemecahan yang beralasan (lebih memahami aspek-aspek bisnis dan teknologi komputer). Nama lainnya : system designer, business analyst, system consultant, system engineer, software engineer, sistem analyst programmer, information system engineer.

Profesi dalam Teknologi Sistem Informasi
Secara umum, jenis profesi di bidang teknologi informasi terbagi dalam 4 kelompok.
1. Kelompok pertama, yaitu Programming Software Engineering. Adalah mereka yang bergelut di dunia perangkat lunak (software), baik mereka yang merancang sistem operasi, database maupun sistem aplikasi.
Pada kelompok ini, terdapat profesi – profesi seperti :
  • Application Engineer.
  • Programmer, merupakan orang yang bertugas membuat program (baik aplikasi maupun sistem operasi). Contohnya : Game Programmer dan Computer Programmer. 
  • Designer/ Engineer Sistem Operasi.
  • Software Application Architect.
2. Kelompok kedua, yaitu Interactive Media. Adalah mereka yang bergelut di bidang media interaktif.
Pada kelompok ini, terdapat profesi – profesi seperti :
  • Web Designer, merupakan orang yang melakukan kegiatan perencanaan, termasuk studi kelayakan, analisis dan desain terhadap suatu proyek pembuatan aplikasi berbasis web.
  • Web Master.
  • 3D Animator.
  • Virtual Reality Specialist.
  • Multimedia Producer.
  • Graphic Artist.
  • Career Specialties : Digital Media, Web Development & admin.
3. Kelompok ketiga, yaitu Network Systems. Adalah mereka yang bergelut di bidang sistem jaringan.
Pada kelompok ini, terdapat profesi – profesi seperti :
  • Network Administrator, merupakan orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap jaringan, melakukan pemeliharaan jaringan, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional jaringan. 
  • Network Technician, adalah orang yang berkecimpung dalam bidang teknis jaringan komputer dari maintenance sampai pada troubleshooting-nya. 
  • PC Support Specialist.
  • Telecommunication Network Specialist.
  • Data Communication Analist.
  • Security Administrator.
4. Kelompok keempat, yaitu Information Support and Service. Adalah mereka yang bergelut di bidang pendukung informasi dan pelayanan.
Pada kelompok ini, terdapat profesi – profesi seperti :
  • Technical Support Engineer, sering juga disebut teknisi, yaitu orang yang berkecimpung dalam bidang teknik, baik mengenai pemeliharaan maupun perbaikan perangkat sistem komputer.
  • Technical Writer.
  • Instructional Designer.
  • Application Integrator.
  • Database Administrator, merupakan orang yang bertugas melakukan administrasi terhadap database, melakukan pemeliharaan database, memiliki kewenangan mengatur hak akses terhadap database, serta hal-hal lain yang berhubungan dengan pengaturan operasional database. 
  • Enterprise System Engineer.
  • Help Desk Specialist.
  • Career Specialties : Database Development & Administration, Enterprise System Analysis & Integration, Technical Support, Technical Writing.
Kode Etik System Analyst
System analyst membutuhkan sebuah kode etik. Kode etik System analyst sebenarnya hampir sama dengan kode etik yanng dimiliki oleh programmer.
Kode etik seorang System analyst adalah sebagai berikut :
  • Seorang sistem analis tidak boleh membuat sistem yang sulit dengan sengaja untuk membingungkan atau tidak akurat.
  • Seorang sistem analis tidak boleh menggunakan sistem yang telah ada sebelumnya dengan hak cipta kecuali telah membeli atau telah meminta izin.
  • Tidak boleh mencari keuntungan tambahan dari proyek yang didanai oleh pihak kedua tanpa izin.
  • Tidak boleh mencuri software khususnya development tools.
  • Tidak boleh menerima dana tambahan dari berbagai pihak eksternal dalam suatu proyek secara bersamaan kecuali mendapatkan izin.
  • Tidak boleh membuat sistem yang dengan sengaja menjatuhkan sistem lain untuk mengambil keuntungan dalam menaikkan status.
  • Tidak boleh membeberkan data-data penting karyawan dalam perusahaan.
  • Tidak pernah mengambil keuntungan dari pekerjaan orang lain.
  • Tidak boleh mempermalukan profesinya.
  • Terus mengikuti pada perkembangan ilmu komputer.

0 comments :

Posting Komentar