Review Gitar Gibson SG

Jumat, 20 Juni 2014

Review Gitar Gibson SG






Gitar buatan pabrikan Gibson ini adalah saudara dekatnya gitar Gibson Les Paul. Mempunyai suara yang hampir sama dengan Les Paul hanya saja sustain yang dimiliki tidak sebagus Les Paul. Tapi lagi-lagi gitar-gitar buatan pabrikan Gibson masih memiliki keunggulan di bidang sustain dibandingkan dengan gitar pabrikan lain. Memiliki sustain yang lumayan lama dan suara yang melengking meliuk-liuk yang bisa membuat tubuh kita ikut meliuk juga begitu mendengarnya ^_^ hehe.


Menurut penilaian saya (yang tentunya relatif), desain gitar ini sekilas lebih menarik dan tampak lebih sangar bila dibandingkan dengan Les Paul atau gitar lainnya. Terlihat lebih gagah apalagi jika kita manggung di malam hari dengan membawakan lagu rock yang keras. Terkadang gitar ini juga memberikan kesan gothic, angker, dan mistik dalam penampilan kita dilihat dari warna aslinya yang berwarna merah gelap, hehe ini pendapat pribadi saya ^_^, bahkan ada teman saya yang bilang gitar ini mengambil tema seperti kelelawar... (entah dia melihatnya dari segi mana tapi setiap orang tetap bebas berkomentar bukan?). Memiliki cutaway ganda, dua humbucker, bagian atas yang rata dan solid body. Solid body sepertinya memegang peranan penting untuk sustain, yang tentu saja membuat gitar ini relatif lebih berat daripada gitar lain, hanya saja tidak seberat Les Paul karena sedikit lebih tipis dibandingkan Les Paul. Dengan tiga saklar selektor, dua pengatur volume, dan dua pengatur tone.

Beberapa tokoh terkenal yang memainkan gitar ini seperti Frank Zappa, Tony Iommy dari Black Sabbath, Angus Young dari AC/DC, dan kawan-kawan. Saya pernah mencoba memainkan gitar ini, feel yang saya dapat hampir seperti saat saya memainkan Les Paul, hanya saja sustainnya tidak selama Les Paul walaupun gitar ini lebih ringan.

Gitar ini akan tampil luar biasa saat anda menambahkan sound distorsi yang ringan namun dengan penambahan permainan meliuk yang melengking-lengking oleh anda. Gitar ini cocok untuk lagu-lagu hard rock dan mungkin juga rock yang mengarah ke metal dan sedikit underground (karena dari segi desain pun mendukung hal ini), dengan fingerboard yang kecil memudahkan kita memainkan melodi dengan cepat disertai jangkauan yang jauh. Walaupun beberapa orang yang memiliki jari-jari besar mungkin merasa sedikit kesulitan memainkan gitar ini tapi ada juga yang memanfaatkannya untuk beratraksi main dengan jempol (seperti saya ^_^ hehe).

Bayangkanlah diri anda menggunakan pakaian serba hitam, membawa simbol-simbol mistis, berdandan gothic kalau perlu seperti kuburan band dengan setting panggung yang angker dan semburan api di sekelilingnya... dan anda membawakan lagu-lagu hard rock atau underground... sebagian orang mungkin akan langsung menganggap anda sebagai “man of the stage”, bahkan sebelum anda memainkan satu nada pun ^_^ hehe. Mungkin inilah impian yang ingin dirasakan setiap orang saat memainkan gitar ini (termasuk saya saat pertama kali memainkannya dan sampai sekarang masih menjadi impian...T_T).

Kata sifat yang mungkin dapat menggambarkan sound gitar ini adalah: ringing, stinging, dan gunslinging. Ya kurang lebih menurut saya seperti ini dan menjadikan gitar ini sebagai gitar favorit kedua saya sebagai melodian.

Keunggulan:

1. Memiliki sustain yang diatas rata-rata.

2. Fingerboard dan jarak antar fret yang kecil mempermudah kita mengekplorasi permainan melodi.

3. Menambah kesan angker, gothic, dan mistik pada penampilan kita.

Kelemahan:

1. Memiliki berat diatas rata-rata.



Semoga dapat menambah pengetahuan kita semua.




http://www.musiktopia.blogspot.com

0 comments :

Posting Komentar