image1 image2 image3

HELLO I'M FREDDY'S |WELCOME TO MY PERSONAL BLOG|I LOVE TO DO CREATIVE THINGS|I'M ROOKIE WEB DEVELOPER

Paragraf Deduktif & Paragraf Induktif

Berdasarkan letak kalimat utamanya, paragraf dapat dibedakan menjadi tiga macam, yaitu deduktif, induktif, dan gabungan deduktif dan induktif..

  • Paragraf Deduktif
Paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di bagian awal paragraf, misalnya:

Sampai hari ke-8, bantuan untuk para korban gempa Yogyakarta belum merata. Hal ini terlihat di beberapa wilayah Bantul dan Jetis. Misalnya, di desa Piungan, sampai saat ini warga desa Piungan hanya makan singkong. Mereka mengambilnya dari beberapa kebun warga. Jika ada warga yang memakan nasi, itu merupakan sisa-sisa beras yang mereka kumpulkan di balik reruntuhan bangunan.

Kalimat utama paragraf di atas adalah Sampai hari ke-8, bantuan untuk para korban gempa Yogyakarta belum merata. Kalimat-kalimat berikutnya merupakan kalimat penjelas dari kalimat utama.


  • Paragraf Induktif
Paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di bagian akhir paragraf, misalnya:

Kemarau tahun ini cukup panjang. Sebelumnya, pohon-pohon  di hutan sebagai penyerap air banyak yang ditebang. Di samping itu, irigasi di desa itu tidak lancar. Ditambah lagi dengan harga pupuk yang semakin mahal dan kurangnya pengetahuan para petani dalam menggarap lahan tanahnya. Karena itu, tidak mengherankan jika panen di desa  itu selalu gagal.< Kalimat utama yang terletak di bagian akhir paragraf biasanya berupa kalimat simpulan, dan sering menggunakan kata pernghubung antar kalimat, seperti jadi, dengan demikian, oleh karena itu, akibatnya, akhirnya, begitulah, ds.

http://basasin.blogspot.com/2010/07/paragraf-deduktif-dan-indultif.html


Share this:

CONVERSATION

0 comments:

Posting Komentar